Jenis Kualitas dan Harga Batu Akik Black Opal Kalimaya Banten

Batu Akik Black Opal Kalimaya Banten

Batu akik black opal kalimaya Banten adalah salah satu jenis batu permata (gemstone) yang sangat populer di tahun 2014/2015 bersama dengan batu giok aceh, batu bacan (Maluku) dan batu sungai dareh (Sumbar). Batu black opal yang sudah menang kontes bisa terjual Rp 100 juta lebih seperti halnya batu aceh, bacan dan sungai dareh.

Istilah dan nama Black Opal Kalimaya

Black Opal adalah kata bahasa Inggris yang berarti kalimaya (opal) hitam (black). Ada yang masih salah dan mengira bahwa kata "Opal" itu adalah "oval" yang berarti bulat lonjong seperti telur. Sehingga black oval diartikan sebagai batu akik hitam berbentuk bulat lonjong. Kata yang benar adalah "opal" yang artinya batu kalimaya. Jadi black opal adalah satu satu dari jenis batu kalimaya yang warnanya hitam. Arti lebih luasnya adalah batu kalimaya yang warna dasarnya gelap (tidak hanya hitam), seperti dapat dilihat pada gambar di bawah ini. Klik gambar untuk perbesar.


black opal

Warna dan Klasifikasi black opal

Black opal adalah jenis batu opal atau batu kalimaya yang berwarna gelap/hitam. Batu kalimaya atau opal terdiri dari berbagai macam warna dasar seperti putih, bening, berwarna biru, merah, hijau, kuning, orange, coklat, pink, ungu, abu, dan hitam (black opal). Diantara banyak jenis warna batu kalimaya, maka black opal adalah salah satu yang terbaik dari semua jenis warna kalimaya.

Disamping warna dasar, kalimaya memiliki warna kembang kecil-kecil yang beragam seperti merah, biru, putih, kuning dan lainnya. Warna kembang ini adalah ciri khas dari kalimaya. Warna kembang yang ada di kalimaya seperti hidup dan tampak seperti bergerak-gerak (play of color = bermain warna). Warna kembang yang lebih bermain diharga lebih tinggi dari warna kembang yang kurang bermain. Back opal dengan kembang warna yang bermain tersebut digolongkan Batu Kalimaya Mulia (Precious Opals).

Berdasarkan warna dasar, warna kembang, dan asal kalimaya maka nama-nama kalimaya bermunculan misalnya black opal, kalimaya susu, kalimaya putih, kalimaya pelangi, kalimaya kembang full, kalimaya api, kalimaya madu, kalimaya biru, batu kalimaya mulia, kalimaya maja (kecamatan di lebak), kalimaya Australia, dan nama lainnya.

Batu akik black opal ataukan batu permata opal

Masyarakat kita sebagian menggangap semua batu cincin adalah batu akik. Sehingga batu giok aceh, bacan, sungai dareh, kecubung, mata kucing dan opal disebut sebagai batu akik.

Batu akik dalam bahasa Inggris "Agate" sebetulnya adalah nama tersendiri untuk batu perhiasan yang diperoleh di sungai-sungai hasil dari sendimentasi bebatuan dan mineral dari gunung. Sementara black opal bukan berasal dari sungai, melainkan hasil pelapukan yang menjadi fosil di dalam tanah. Begitu juga dengan batu giok, kecubung, safir, zamrud, rubi, mata kucing dan lainnya juga masing-masing dengan nama tersendiri karena proses pembentukan dan kandungan mineralnya juga berbeda-beda.

Batu akik umumnya tidak masuk dalam kategori batu permata, karena kurang mengkristal. Hanya ada beberapa contoh batu akik saja yang masuk dalam batu permata.

Batu permata dalam bentuk paling murni adalah tembus cahaya (translucent), memiliki warna yang bagus, dengan tingkat kekerasan sekitar 7 skala Mohs. Batu black opal yang memiliki kembang warna yang bergerak (play of color) memiliki warna sangat menarik melebihi standar batu permata, sehingga disebut juga sebagai batu semi mulia. Tetapi hingga saat ini batu permata terbaik yang masuk kategori batu mulia masih tetapi dipegang oleh empat jenis batu yaitu batu berlian (diamond), rubi (ruby), safir (sapphire) dan zamrud (emerald). Tetapi faktanya beberapa batu black opal asal Banten bisa berharga lebih mahal daripada batu safir. Ini karena black opal banten lebih bagus daripada black opal Australia yang selama ini mendominasi pasar black opal di dunia.

Sumber batu black opal di Dunia

Sumber batu kalimaya (opal) terbesar di dunia berasal dari Australia. Lokasi lainnya yang menyimpan banyak deposit adalah Ethiopia, Sudan, Hongaria, Honduras, Brasil, Meksiko, dan Amerika Serikat. Indonesia belum termasuk penghasil yang diperhitungkan. Ini mungkin karena batu black opal banten baru-baru ini saja populer 2014-2015.

Sumber batu kalimaya black opal di Indonesia

Sumber batu kalimaya black opal di Indonesia hanya berada di satu tempat yaitu Kabupaten Lebak Propinsi Banten. Di Kabupaten tersebut batu black opal terdapat di empat kecamatan. Jika pun ada batu berwarna warni mirip dengan black opal banten, tetapi batu black opal banten adalah yang terbaik, dengan ciri khas warna kembangnya hidup dan bergerak aktif (play of color).

Batu black opal tersebut diambil dengan cara menggali tanah seperti menggali sumur (tetapi tidak berair). Di kedalaman belasan meter baru ditemukan batu batu berwarna hitam yang merupakan batu kalimaya black opal. Pecahan-pecahan batu hitam tersebut ditarik keluar dan diseleksi. Para pengrajin batu (pembuat batu cincin), membeli batu batu yang sudah di keluarkan dari sumur tersebut. Ada juga yang membeli sumur tersebut jika diduga sumur tertentu memiliki banyak batu black opal berkualitas bagus.

Kualitas dan harga batu kalimaya black opal banten

Kualitas batu kalimaya back opal asal banten adalah yang terbaik di dunia. Ini berdasarkan informasi dan wawancara Gubernur Banten Rano Karno di salah satu stasiun televisi. Rana Karno yang sering berbagi hadiah batu akik dengan pejabat di Indonesia, saat mengunjungi Australia mendapatkan informasi dari pihak Australia bahwa batu black opal terbaik itu bukan dari Australia, melainkan yang berasal dari Banten.

Harga batu kalimaya black opal yang belum muncul kembangnya hanya puluhan ribu hingga beberapa ratus ribu saja. Harga batu black opal yang kembangnya sudah cukup muncul bisa 1-2 juta. Tetapi Batu black opal dengan kembang yang full dan menang kontes bisa puluhan juta. Misalnya seorang pengrajin batu (bernama Fuad di acara televisi) pernah menjual batu black opal Rp 100 juta dan Rp 150 juta, dengan kualitas batu yang pernah menang kontes.

Kelemahan batu kalimaya black opal Banten

Walaupun batu kalimaya black opal asal Banten ini setara dan bahkan lebih baik dari sumber batu black opal lainnya di dunia, tetapi umumnya batu black opal tidak tahan terhadap panas. Sehingga hati hati jika membiarkan batu black opal kepanasan karena bisa retak dan pecah. Sangat spekulasi jika melakukan treatment (perlakuan) seperti memanaskan, menjemur dan bahkan membakar black opal dalam keadaan kering (tidak direndam dengan cairan) karena bisa pecah. Black opal yang dibekukan di freezer juga hati-hati saat dikeluarkan, karena jika buru-buru mencairkan es-nya batu black opal akan pecah.

Kalimaya sitetis atau palsu

Batu black opal tidak mudah dipalsukan, sehingga berkemungkinan tidak ada batu black opal yang palsu. Karena membuat warna kembang yang bermain (play of color) sangat sulit dan mungkin mahal untuk batu sintetis.

Demikian informasi jenis harga dan kualitas batu kalimaya black opal Banten yang dikumpulkan informasinya dari pengalaman dan pengrajin batu, wikipedia, mineral-net, dan wawancara puad (pengrajin batu) dan Rano Karno di acara Potret SCTV 3 Mei 2015.
Share:

1 komentar: